"You may not be able to control the situation, but you can always control your reaction." (Austin Mcgonigle)
(Anda mungkin tidak bisa mengontrol keadaan, tapi Anda selalu bisa mengontrol reaksi Anda)
(Tim Secangkir Motivasi)
========
If you don't like something, change it. If you can't change it, change your attitude. Don't complain." (Maya Angelou)
(Jika Anda tidak menyukai sesuatu, ubahlah. Jika Anda tidak bisa mengubahnya, ubahlah sikap Anda. Jangan mengeluh)
(Tim Secangkir Motivasi)
Wednesday, August 13, 2008
Tuesday, August 12, 2008
SEPULUH KIAT UNTUK MENJADI ENTREPRENEUR
Dalam kesempatan ini, saya akan berbagi pengalaman, setelah lulus dari Fakultas Teknik UKI jurusan MESIN , dimana saya masuk UKI di tahun 1965. Pada saat ini saya bergerak di berbagai bidang usaha (Trading alat berat, Penyediaan produk Gondola beserta jasanya, Pabrikasi dan Penyediaan Scaffolding, Industri scaffolding, Jasa2 di oil company, dan usaha Restoran).Pada mulanya saya mulai bekerja sebagai pegawai pada beberapa perusahan antaratahun 1971 sampai dengan tahun 1981. Baru pada perusahan keempat, dan setelahmenyelesaikan kuliah di tahun 1975, saya beralih ke bidang sales. Pada saatmelakukan pekerjaan sebagai tenaga penjualan inilah yang saya anggap merupakantitik awal ketertarikan saya pada bidang bisnis dan perubahan pola pikir menjadipebisnis. Kesempatan ini saya gunakan sebaik-baiknya untuk belajar banyakmengenai masalah bisnis.Sekitar tahun 1981, setelah sekitar sepuluh tahun bekerja sebagai pegawai,saya bersama seorang teman dari perusahaan yang sama memutuskan ingin memulaiusaha sendiri, sehingga kami mengundurkan diri dari perusahaan dan mendirikanperusahaan sendiri yaitu PT ESSI PERKASA UTAMA. Ternyata usaha tersebutberkembang menjadi beberapa perusahaan dengan bermacam-macam bidang bisnis.Dalam menjalankan usaha, kami secara tegas memisahkan antara Profesional danEntrepreneur. Kami membagi tugas, dimana pada awalnya, pada setiap membuka usahabaru, saya bertindak sebagai Entrepreneur dan Profesional. Begitu usaha2tersebut mulai berjalan, maka seseorang yang akan bertindak sebagai Profesional,mulai dididik dan diserahi tugas untuk day to day operation. Para profesionalinilah yang selanjutnya menjadi C.E.O. untuk tiap perusahaan kami.Untuk menjadi Entrepreneur yang berhasil, maka diperlukan keseimbangan ‘otakkanan’ dan ‘otak kiri’, sehingga P.L.O.C. (Planning – Leading – Organizing danControlling) dapat dijalankan dengan baik.Apa ‘Sepuluh kiat’ yang selalu kami terapkan dalam menjalankan bisnis, yaitusebagai berikut :Rule no.1 : Jangan menganggap bahwa uang adalah modal terpenting dalammemulai suatu usaha.Uang hanya menempati porsi 20%-25% dari kebutuhan ‘modal’ untuk memulai suatuusaha. Jika kita selalu menganggap bahwa satu-satunya yang kita butuhkan untukmemulai usaha adalah modal uang, dapat dipastikan bahwa usaha tersebut tidakakan berhasil karena tidak cukup unsur modal lainnya untuk keberhasilan suatubisnis.Modal lain yang juga sangat penting adalah pengalaman, relasi dan kepercayaanorang (75%).Beberapa contoh adalah sebagai berikut : bidang usaha pada perusahaan pertamabergerak di bidang trading alat-alat berat, tidak banyak berbeda dengan apa yangtelah saya lakukan ketika masih bekerja sebagai karyawan di perusahaan orang.Untuk ini, saya telah memiliki pengalaman menangani jenis bisnis tersebut,relasi yaitu pabrikan dan customer, dimana saya mendapat kepercayaan untukmembeli barang dengan sistem pembayaran cicil, dan pembeli yang bersedia untukmembeli produk dengan pembayaran tunai. Uang inilah yang dapat digunakan untukmembiayai operasi perusahaan pada saat-saat awal. Kemampuan untuk mengelolakeuangan, tanpa banyak mengeluarkan dana sendiri sangat membantu jalannyaoperasional di awal perusahaan. Dalam hal ini penting membina personnalrelationship, baik dengan pelanggan maupun principal.Rule no 2 : Jangan berpartner dengan lebih dari satu orangDalam berbisnis, kita perlu memiliki partner pada saat-saat awal usaha karenaketerbatasan kemampuan dan pengetahuan kita. Hal ini juga dibakukan dalamUndang2 Perseroan Terbatas, yang mengharuskan kita berpartner dalam menjalankanPerseroan Terbatas. Prinsip berpartner dengan orang yang sudah berpengalaman inidiambil dari prinsip Bapak Ciputra dari Jaya Group, dimana disetiap badan usahaJaya Group yang dibentuk, Ciputra selalu berpartner dengan pihak lain. Sementarabisnis pada prinsipnya adalah kerjasama. Tetapi dari pengalaman sayaselanjutnya, ternyata bahwa kerjasama antara dua orang sudah terlalu banyak,sehingga sebaiknya jangan memulai usaha bersama dengan lebih dari satu orangpartner. Akan lebih banyak kerugian , antara lain kemungkinan terjadinyakonflik internal.Penting, kita belajar dari orang-orang yang lebih dahulu berhasil dari kita dan mengikuti metode bisnis mereka.Rule no 3 : Jangan mengerjakan semua hal sendiri.Memang adalah baik sekali jika kita dapat mengetahui banyak hal sehingga kitamengerti ketika mendiskusikan suatu hal, tetapi tidak perlu untuk mengerjakansemua sendiri. Lebih baik jika hal-hal yang sudah kita rintis tersebut diberikanpada ahlinya. Dengan demikian waktu kita akan lebih banyak lagi untukmengembangkan usaha tersebut, atau usaha lainnya, untuk menopang usaha pertama.Rule no 4 : Tingkatkan kemampuan diri untuk dapat mempengaruhi orang lain. Salah satu hal penting dalam menjalankan bisnis adalah meng-encourage orang yangbekerja pada kita untuk bekerja sebaik mungkin karena dengan demikian juga akanmemberikan hasil yang baik untuk bisnis kita. Untuk ini tentu saja kita harustahu bagaimana untuk menimbulkan motivasi mereka.Sebagai entrepreneur,ada buku yang disarankan untuk dibaca yaitu buku yangditulis oleh Dr. Dale Carnegie, salah satunya “How to win Friends” (Bagaimanamencari kawan dan mempengaruhi orang lain). Karena kunci keberhasilan dalamusaha adalah bagaimana kita dapat mempengaruhi orang untuk bekerjasebaik-baiknya untuk kita.Hasil penelitian CARNEGIE INSTITUTE OF TECHNOLOGY menyatakan bahwa:………….“ bahkan dalam garis teknis rekayasa, sekitar 15 % sukses keuanganseseorang adalah karena pengetahuan teknis seseorang dan sekitar 85 % nya adalahkarena ketrampilan dalam rekayasa manusia, kepribadian dan kemampuan memimpinorang.”……………..Rule no 5 ; Tetapkan niat dan tujuan sebelum memulai suatu usaha.Hal ini sangat penting karena inilah yang akan mendorong dan menuntun kitadalam menjalankan usaha kita. Dalam bahasa manajemennya harus punya Visi danMisi yang jelas. Buat ‘Buku Putih’-nya. Buat P.L.O.C.-nya. Buat S.O.P.-nya,walaupun dalam format yang sangat sederhana.‘Semua bermula dari utopia’, kata CiputraSuatu saat, Ciputra dipanggil oleh Gubernur DKI sa’at itu, Gubernur Sumarno.Pak Sumarno bertanya kepada Ciputra, apakah dia bisa mengubah daerah ancol yangseram dengan cerita “si manis jembatan ancol” itu menjadi tempat yangmenyenangkan ? BISA, kata Ciputra. Mendengar ‘kebisaan’ ini, teman2 Ciputramencemo’oh dengan mengatakan: “Wah, Ciputra Bermimpi”. Beberapa tahun setelahproyek ancol selesai, Ciputra menamakan proyek tersebut dengan nama : TamanImpian Jaya Ancol.Buku terbaru yang juga sangat baik untuk dibaca adalah “ The SECRET” karanganRhonda Byrne, terbitan PT Gramedia. Buku ini menggambarkan betapa impianseseorang sangat kuat sekali dan mudah untuk menjadi kenyataan. Kekuatan pikiranatau The Power of mind seseorang adalah sangat dahsyat sekali impac nya.Rule no 6 : Jaga agar perusahaan tetap sehat, dan mempunyai budaya yang baik. Lihat contoh Pan Am, siapa yang menyangka bahwa perusahaan besar seperti ituakhirnya akan mati pada saat dia besar. Perusahaan dapat dipersonifikasi sepertimanusia , bisa hidup, bisa mati, bisa sehat dan bisa juga sakit, serta mempunyaibudaya (Corporate culture). Karenanya sangat penting untuk menjaga agarperusahaan tetap sehat . Hal ini harus dilakukan dengan menjaga budaya dalamperusahaan tersebut agar jangan sampai, baik pemilik maupun pegawai perusahaanmerasa cukup berpuas diri dengan apa yang dimilikinya. Seperti jika dilihatdalam siklus perusahaan, jangan sampai perusahaan mencapai “titik klimaks”dimana pegawainya sudah menjadi “aristocrat” yang sombong, berpuas diri denganapa yang dimiliknya, menolak customer , dan tidak ada daya juang lagi untukselalu memperbaiki citra dan kepuasan pelanggan . Kalau hal ini terjadi, tinggaltunggu waktu saja bagi perusahaan itu untuk matibaik karena persaingan maupun karena kekecewaan pelanggan.Jika dilihat dari waktu yang diperlukan untuk membangun suatu bisnis, umumnyasampai dengan 2 tahun, pemilik akan mengeluarkan semua energinya dan berjuanghabis-habisan untuk mengembangkan bisnisnya. Pada saat-saat ini kita dapatmelihat apakah perusahaan akan dapat berhasil. Antara 2 sampai 5 tahun, umumnyamerupakan saat-saat dimana kepentingan dan kebutuhan pribadi muncul. Setelah 5tahun , jika semua itu sudah dapat diatasi , maka dapat dianggap bahwaperusahaan sudah berada dalam keadaan stabil.Belakangan ini, dikenal istilah CSR (Corporate Social Responsibility) danSPIRITUAL COMPANY. Hal2 tersebut menjadi factor utama dalam kelanggenganhidupnya suatu perusahaan, dan hal ini baru akan berjalan, apabila ada POLITICALWILL dari pemilik perusahaan.Rule no.7 : Jangan mulai lebih dari satu usaha bisnis dalam waktu yang sama.Pada saat memulai suatu usaha baru, diperlukan perhatian yang sangat extrahati2 dan penuh perhatian. Jangan sekali kali memulai beberapa usaha pada saatyang bersamaanRule no 8 : Berusahalah di SATU bidang, dan ahli-lah dibidang tersebut,sehingga menjadi SPESIALISPada setiap perusahaan, tiap2 perusahan tersebut dibuat untuk menjadispesialis dibidangnya. Karena apabila semakin spesialis, maka akan menjadi lebihefficient, lebih berpengalaman dan Profesional. sehingga tiap2 perusahaantersebut menjadi jelas Core-Bisnis nyaRule no 9 : Selalu pilih orang yang dipercayai untuk menjalankan usaha .Orang pintar banyak, tetapi orang jujur tidak banyak. Umumnya untukmenjalankan usaha angkatlah pegawai-pegawai setia yang telah lama ikut diperusahaan sebagai top Eksekutif-nya. Karena kalau tidak, selalu ada kemungkinanbahwa kita akan dibohongi oleh orang tersebut. Sementara untuk operasionalnyabaru dicari professional yang mengerti bidangnya. Setiap pekerjaan harusdilakukan oleh ahlinya .Sementara untuk pemilihan jenis usaha, sebenarnya peluang banyak dan dapatdilihat dari macam-macam bidang, tetapi yang paling penting adalah untuk tidakmemilih sunset industry, dimana perkembangan industri tersebut sudah tidakmenarik lagi baik karena persaingan maupun karena kebutuhan pasar yang sudahmenurun. Sekarang yang dibutuhkan adalah kemauan kita untuk memperhatikan danmenilai kebutuhan pasar dan orang lain, karena dari sana kita bisa menangkappeluang-peluang usaha yang mungkin sangat sederhana tetapi dibutuhkan orangJangan takut untuk memulai suatu usaha. Dengan pendidikan formal dibidangteknik, dan penambahan kemampuan entrepreneurship dan pengalaman, tambahmembaca buku dan seminar-seminar, anda akan menjadi Entrepreneur.Berdasarkan 25 tahun pengalaman sebagai Entrepreneur, saya telah mencoba bermacam-macam jenis usaha. Tidak semua usaha tersebut berhasil, hanya kurang dari33 % yang berhasil. Jangan menganggap kegagalan sebagai kerugian. Karena darisitu kita dapat belajar banyak. Apa yang telah dikeluarkan, dapat dianggapsebagai Investasi pembelajaran.Rule no 10 : JUJUR dan TaqwaRule ini jelas sekali, jujur untuk hubungan horizontal dan Taqwa untukhubungan Vertical, agar usahanya diridloi Tuhan Y.M.E.KESIMPULANKesepuluh rule penting yang harus dilakukan untuk menjadi entrepreneur adalahsebagai berikut:Rule no.1 : Jangan menganggap bahwa uang adalah modalterpenting dalam memulai suatu usaha.Rule no 2 : Jangan berpartner dengan lebih dari satu orang.Rule no 3 : Jangan mengerjakan semua hal sendiri.Rule no 4 : Tingkatkan kemampuan diri untuk dapat mempengaruhiorang lain.Rule no 5 : Tetapkan niat dan tujuan sebelum memulai suatu usaha.Rule no 6 : Jaga agar perusahaan tetap sehat, dan mempunyaibudaya yang baik.Rule no.7 : Jangan mulai lebih dari satu usaha bisnis dalam waktuyang sama.Rule no 8 : Berusahalah di SATU bidang, dan ahli-lah dibidangtersebut, sehingga menjadi SPESIALIS.Rule no 9 : Selalu pilih orang yang dipercayai untuk menjalankanusaha.Rule no 10 : JUJUR dan Taqwa.Lampiran 13 Buku yang direkomendasikanuntuk calon Entrepreneur-------------------------------------------------------------1:Andrias Harefa & Eben Ezer Siadari – Elex Media KomputindoThe Ciputra WayPraktik terbaik menjadi Entrepreneur sejati2:Dale Carnegie Dr. – Binarupa AksaraHOW TO WIN FRIENDSBagaimana mencari kawan dan mempengaruhi orang lain3:Rhonda Byrne – Gramedia Pustaka UtamaTHE SECRETRahasiaLampiran 2TheCiputra’s Way--------------------------------------------------------------------------------\------------Praktik Terbaik Menjadi Entrepreneur SejatiSEPULUH PRINSIP BISNIS CIPUTRA;Sepuluh keputusan bersejarah Ir. Ciputra sebagai entrepreneur yang berhasiladalah sebagai berikut:Prinsip no.1 :MULAILAH DARI APA YANG ADA PADA DIRI KITA.Mulailah dari apa yang bisa kita lakukan. Coba sadari pengetahuan apa yangkita miliki, atau keahlian apa yang bisa dijadikan pijakan awal. Dan adakahkawan2 yang bisa diajak berbisnis ?Prinsip no.2 :CARILAH MITRA BISNIS YG MELENGKAPI KEUNGGULAN ANDAPola kemitraan akan memperkecil risiko masing2 pihak dan memperbesarkemungkinan berhasilnya, karena dapat mempermudah dan mempercepat proses bisnisitu sendiri.Prinsip no.3 :MENCARI BISNIS SEPERTI MENCARI ISTRITak perlu tergesa gesa, namun gunakan semua jalur yang mungkin, untuk mendapatinformasi se-luas2 nya. Jika masih ragu, bersabarlah. Jika anda yang perlu,rendah hati-lah. Tetaplah memperjelas kriteria dari mitra bisnis yang kita cari.Prinsip no.4 :MEYAKINKAN MITRAYakinkanlah mitra bisnis anda dengan memberikan manfaat nyata, bukan janji.Dan selalu menjaga komitmen untuk memberikan manfaat bagi kedua belah fihak,agar reputasi terjaga dan hubungan bisa langgeng.Prinsip no.5:CERMATLAH MEMBACA PASARJadilah yang terdepan dalam mengantisipasi siklus. Masukilah pasar yang belummatang.Prinsip no.6:KETEPATAN MENGATAKAN YES / NOJangan takut menunda menggarap sebuah bisnis baru, jika anda yakin keputusanitu akan mendatangkan hasil lebih baik dimasa depan.Prinsip no.7:PIAWAI MENGGUNAKAN INTUISIAda kalanya seorang entrepreneur harus menggunakan intuisinya dalam mengambilkeputusan. Intuisi dapat dilatih dan dipelajari berdasarkan pengalaman. Semakinsering seorang entrepreneur dihadapkan pada keharusan mengambil keputusan padasaat sulit, semakin tajam intuisinya.Prinsip no.8:SEORANG ENTREPRENEUR ADALAH PEMASAR YG TANGGUHIa tak kenal lelah menceritakan dan meyakinkan sebanyak mungkin orang padasaat kapanpun, tentang betapa bernilainya bisnis baru yang ia garap.Prinsip no.9:Apakah ENTREPRENEUR MEMERLUKAN ORGANISASI ?Seorang entrepreneur yang sukses membangun dan bekerja lewat organisasinya.Dalam tahap apapun bisnis anda, usahakan membangun organisasi.Prinsip no.10:JANGAN MEMIKIRKAN KEMUNGKINAN GAGALPusatkan perhatian pada upaya mencapai hasil terbaik. Dan bila belum jugaberhasil, upayakan lagi sampai berhasil.________________________________________________________disadur dari buku :THE CIPUTRA’S WAY - Praktik terbaik menjadi entrepreneur sejati – elex media---------------------------------Like movies? Here's a limited-time offer: Blockbuster Total Access for one monthat no cost.[Non-text portions of this message have been removed]
Monday, August 11, 2008
Istiqomah Menjalankan Amalan Kecil
Baiknya amal perbuatan itu, sebagai dari hasil baiknya budi dan hati, dan baiknya hati adalah hasil dari kesungguhan menjalankan perintah Allah, yaitu tidak bergerak dari apa yang didudukkan oleh-Nya (Ibnu Atha'ilah).Baiknya amal sangat tergantung dari baiknya hati, dan baiknya hati sangat tergantung dari istikamahnya diri untuk selalu dekat dengan Allah. Demikian kiranya maksud pernyataan Imam Ibnu Atha'ilah tersebut. Saudaraku, istikamah dalam kebaikan adalah hal penting dalam hidup. Sebab, sebuah amal yang dilakukan secara istikamah, walaupun kecil, perlahan tapi pasti akan mendekatkan kita kepada Allah. Karena itu, tidak ada amal kecil menurut pandangan Allah. Yang menentukan besar kecilnya sebuah amal adalah keikhlasan hati saat melakukannya. Ada sebuah kisah tentang Imam Al Ghazali. Suatu malam Hujjatul Islam ini bermimpi berada di Hari Perhitungan. Dari sekian banyak amalnya, ada satu amal yang sangat disukai Allah melebihi amal-amal lainnya. Ternyata bukan shalat, puasa, bukan karya-karya besarnya, atau hafalan Alqurannya, namun karena keikhlasannya menolong seekor lalat. Ceritanya, saat ia sedang menulis, tiba-tiba seekor lalat jatuh ke dalam tinta. Segera saja Imam Al Ghazali mengambil lalat itu, membersihkan tinta dari tubuhnya, lalu melepaskannya. Kisah ini tentunya jangan sampai mengecilkan arti ibadah, menuntut dan menyebarkan ilmu, atau berjihad di jalan Allah. Kisah ini semata-mata menunjukkan betapa sesuatu yang kita anggap remeh bisa bernilai istimewa di sisi Allah. Karena itu, orang ikhlas tidak pusing memikirkan besar kecilnya amal. Yang ia pikirkan adalah bagaimana agar amal tersebut diterima Allah dan bermanfaat bagi sebanyak-banyaknya manusia.Sejatinya, tidak ada sesuatu yang besar di dunia ini tanpa kehadiran yang kecil. Semua yang besar tersusun dari hal-hal kecil. Buku misalnya. Ia adalah kumpulan bab; bab adalah kumpulan paragraf; paragraf adalah kumpulan kalimat; kalimat adalah kumpulan kata; kata adalah kumpulan huruf; dan huruf adalah kumpulan titik. Maka setebal apapun buku, hakikatnya adalah kumpulan dari titik. Demikian pula dengan kesalehan dan kemuliaan akhlak. Ia adalah kumpulan dari amal kebaikan yang dilakukan terus-menurus dengan penuh keikhlasan. Seseorang dianggap ahli tahajud bila setiap malam ia istikamahan menjalankannya. Sebaliknya, kita sulit menyebutnya ahli tahajud bila ia hanya sekali dua kali melakukan tahajud. Intinya, akhlak mulai lahir dari kebiasaan, kebiasaan lahir konsistensi kita menjalankan sebuah amal, walau amal itu kita dianggap ringan dan kecil.Bila yang besar itu bentukan yang kecil, maka kita jangan sekali-kali menyepelekan yang kecil. Sebaliknya, kita harus membiasakan diri melakukan hal-hal kecil secara istikamah, selain menjalankan perintah-perintah yang wajib. Senyum dengan tulus adalah hal kecil yang nilai kebaikannya luar biasa. Termasuk pula memungut sampah, membersihkan kamar mandi, mengongkosi teman, berbagi makanan, meminjamkan buku, menengok orang sakit, memaafkan yang bersalah, bersedekah, mau mendengarkan, ucapan yang baik, dsb. Andai kita istikamah (konsisten) melakukannya, jangan heran bila Allah akan mengangkat derajat kita di hadapan manusia lain. Ada baiknya kita mulai membuat program untuk membiasakan diri melakukan hal-hal kecil bernilai ibadah. Saat bangun tidur misalnya, istikamahlah berzikir, membersihkan tempat tidur, membersihkan diri, berwudhu, menyapa atau tersenyum manis kepada anak dan pasangan kita. Atau saat berjumpa orang lain, dahulukan diri untuk tersenyum, mengucapkan salam, menyapa dengan penuh kesopanan. Saat hendak beraktivitas dahului dengan membaca basmalah dan mengakhirinya dengan hamdalah. Ketika hendak tidur, kita bisa mengawalinya dengan berwudhu, shalat witir, dzikir, atau membebaskan pikiran dari kedengkian dan kebencian terhadap orang lain. Saudaraku, terus dan teruslah melakukan amal-amal kecil. Insya Allah, dengan rahmat dan kasih sayang-Nya, Allah akan mengaruniakan kita kemuliaan akhlak. Amin.( KH Abdullah Gymnastiar ) Sumber : Republika online
Friday, July 4, 2008
Bersabar lebih baik
Kalau dipikir-pikir ternyata sikap emosional itu nggak ada manfaatnya , malah lebih membawa kepada mudharat. Terkadang yang bukan masalah justru menjadi masalah karena sikap yang emosional. Atau sebuah masalah kecil akan menjadi besar juga karena sikap yang emosional.
Sebaliknya sikap sabar ternyata akan membawa banyak manfaat, yang bukan masalah tidak akan menjadi masalah , dan yang masalah bisa jadi selesai
Sebaliknya sikap sabar ternyata akan membawa banyak manfaat, yang bukan masalah tidak akan menjadi masalah , dan yang masalah bisa jadi selesai
Thursday, July 3, 2008
Mensyukuri dan menjadi bahagia
Kebahagiaan terletak bukan pada apa yang kita miliki tetapi pada bagaimana kita menjadikan yang terbaik dari segala hal yang hadir dalam hidup ini dan kemudian mensyukurinya....
Sunday, September 2, 2007
Kaca mata materi, kaca mata minus
Saat kita berpunya kita akan bangga ....
dan saat kita papa kita akan merasa tak berharga....
itulah minusnya bila kaca mata materi yang selalu kita pakai
dan saat kita papa kita akan merasa tak berharga....
itulah minusnya bila kaca mata materi yang selalu kita pakai
Friday, August 31, 2007
Motivasi
"Give so much time to the improvement of yourself that you have no time to criticise others." (Christian D. Larson)
(Sisihkan waktu sebanyak mungkin untuk mengembangkan diri Anda hingga Anda tidak punya waktu untuk mengkritik orang lain)
(Sumber : Tim Secangkir Motivasi)
(Sisihkan waktu sebanyak mungkin untuk mengembangkan diri Anda hingga Anda tidak punya waktu untuk mengkritik orang lain)
(Sumber : Tim Secangkir Motivasi)
Tuesday, August 28, 2007
Sepuluh prinsip membangun rumah tangga
Ada minimal sepuluh prinsip yang perlu dipegang guna menata kebahagiaan keluarga, yaitu :
Prinsip pertama, tumbuhkan komitmen. Jika kebahagiaan kita pahami sebagai sebuah pilihan, maka modal pertama untuk mendapatkannya tentulah kemauan untuk bahagia. Tanpa komitmen, kesulitan dan persoalan mudah sekali menghancurkan keluarga.
Prinsip pertama, tumbuhkan komitmen. Jika kebahagiaan kita pahami sebagai sebuah pilihan, maka modal pertama untuk mendapatkannya tentulah kemauan untuk bahagia. Tanpa komitmen, kesulitan dan persoalan mudah sekali menghancurkan keluarga.
Prinsip kedua, memberi apresiasi. Setelah membangun komitmen bersama ke arah kebahagiaan, modal berikutnya adalah kemampuan untuk menyatukan kekuatan dari masing-masing pihak. Untuk itu mulailah melihat sisi positif masing-masing pihak. Tanpa kesediaan melihat hal-hal positif pada pasangan kita, maka tidak ada sinergi yang tulus kearah kebahagiaan. Sikap positif pada pasangan dapat ditunjukkan dan ditumbuhkan sehari-hari. Mulai kebiasaan memberikan pujian dan apresiasi yang tulus pada pasangan.
Prinsip ketiga, pelihara kebersamaan. Setelah komitmen dan sikap positif pada pasangan, pondasi selanjutnya adalah kebersamaan. Luangkan waktu untuk bersama. Bermain bersama, bekerja bersama, berlibur bersama. Kebersamaan adalah momen saling membagi. Ia akan menumbuhkan perasaan saling membutuhkan dan saling melengkapi. Sebuah hubungan yang didasarkan pada perasaa saling membutuhkan secara positif akan menjadi awal yang baik bagi sebuah kebahagiaan bersama.
Prinsip keempat, berkomunikasi. Komunikasi adalah sebuah proses pertukaran makna guna melahirkan pengertian bersama. Komunikasi aka melahirkan pertautan perasaan atau emosi yang kuat antara mereka yang terlibat. Karena itu, guna meraih kebahagiaan keluarga, sebaiknya komunikasikanberbagai peristiwa penting yang dialami agar masing-masing pihak semakin mengenal dunia masing-masing dan merasa dilibatkan dalam dunia satu sama lain.
Prinsip kelima, agama atau falsafah hidup. Meyakini falsafah hidup yang sama semakin memperkuat tali batin keluarga. Menjalani bersama ritual agama membuat harmoni keluarga terjalin lebih hangat dan dalam. Misalnya saja melaksananakan sholat berjamaah. Dengan kegiatan seperti itu akan membantu menyadari hal-hal yang lebih mendasar dalam hidup. Sebuah kecerdasan spiritual yang jelas sangat berpengaruh pada kesanggupan orang untuk bahagia.
Prinsip keenam, bermain dan humor. Bermain adalah ciri khas manusia. Sediakan waktu untuk bermain, bersantai, rileks dan humor. Melalui permainan kita membagi perasaan yang kita miliki dengan sesama anggota keluaraga. Permainan melahirkan tawa canda, hal sederhana namun teramat penting untuk kebahagiaan.
Prinsip ketujuh, berbagi tanggungjawab. Fleksibel dalam berbagi peran dan tanggungjawab. kadang suami yang menemani anak, kadang istri yang sibuk diluar. berbagi peran dan tanggungjawab membuat masing-masing pihak semakin merasa sebagai satu kesatuan. banyak masalah dalam keluarga timbul hanya karena enggan berbagi tugas. Suami merasa tidak perlu menangani pekerjaan dapur dan anak, sementara beban sang istri begitu banyak.
Prinsip kedelapan, miliki kepentingan dan kegemaran bersama. Untuk memperkuat fondasi bagi kebersamaan keluarga, sebaiknya carilah kegemaran dan kepentingan yang sama antar setiap anggota keluarga. Lalu rencanakan untuk menjalani kegemaran bersama itu. merencanakan, menjalankan, dan mengevaluasi kegiatan itu secara bersama semakin menguatkan kesatuan keluarga.
Prinsip kesembilan, melayani orang lain. Secara bersama melayani dan menolong orang lain yang kurang mampu atau tertimpa bencana akan membri pengaruh positif. pengalaman itu akan membantu masing-masing pihak semakin bersyukur berada dalam kondisi yang lebih baik. Secara bersama menolong orang lain, membuat kebersamaan itu semakin bermakna.
Prinsip kesepuluh, tahan dengan problem. Tidak ada satu pun keluarga yang terbebas dari problem. Jika kesulitan itu datang, dan anda merasa tidak mampu mengatasinya sendiri, jangan ragu meminta bantuan dari pihak yang lebih ahli. Kekuatan dan kemampuan anda menghadapi hidup tidak akan dikurangi sedikittpun kalau anda meminta bantuan pihak lain.
(Diambil dari buku “membangun keluarga bahagia”, ditulis oleh Mulia Moeslim)
Tuesday, August 21, 2007
Monday, August 20, 2007
Sunday, August 19, 2007
Wednesday, August 15, 2007
Istikamah dan bersabar dalam bekerja
Sesungguhnya siapapun yang melakukan pekerjaannya dengan istikamah dan menerima apa yang didapat dengan hati lega penuh rasa syukur insya Allah akan bertambah rezekinya , sebaliknya siapa yang bekerja dengan hati nggedumel ( menggerutu ) dan ngersulo ( mengeluh ) akan menutup keberhakan rezekinya dan yang didapat bukannya nikmat tetapi siksaan batin yang menderu sehingga bertambah rasa kecewanya dalam menghadapi hidup ini.
Bekerjalah dengan selalu berzikir ( mengingat Allah SWT ) yang mengiringi setiap langkah, bukan dengan tujuan agar hasil berlimpah tetapi agar hati kita tetap terjaga dalam kebersamaan Ilahiyah bersama Allah SWT. Hendaklah kita tidak terseret nafsu berzikir yang kita hubungkan dengan hasil pekerjaan agar kita tidak menjadi pribadi yang rakus dalam bungkus agama.
Sesungguhnya rezeki terbesar dan paling sempurna didunia ini hanya ada dua:
1) Secara dhahir kita diberikan ketaatan kepadaNya
2) Secara batin jiwa kita merasa cukup bersamaNya.
( KH.Lukman Hakim )
Bekerjalah dengan selalu berzikir ( mengingat Allah SWT ) yang mengiringi setiap langkah, bukan dengan tujuan agar hasil berlimpah tetapi agar hati kita tetap terjaga dalam kebersamaan Ilahiyah bersama Allah SWT. Hendaklah kita tidak terseret nafsu berzikir yang kita hubungkan dengan hasil pekerjaan agar kita tidak menjadi pribadi yang rakus dalam bungkus agama.
Sesungguhnya rezeki terbesar dan paling sempurna didunia ini hanya ada dua:
1) Secara dhahir kita diberikan ketaatan kepadaNya
2) Secara batin jiwa kita merasa cukup bersamaNya.
( KH.Lukman Hakim )
Saturday, August 11, 2007
Wednesday, August 8, 2007
Kebiasaan dan kebutuhan
Apa saja yang kita biasakan suatu saat akan menjadi kebutuhan serta bagian dari diri kita ….cuma terkadang kita kurang tepat memilih kebiasaan sehingga sesuatu yang sesungguhnya tidak kita butuhkan atau tidak perlu ada , telah berubah menjadi sebuah keharusan yang kita akan tersiksa karena tiadanya….
Tuesday, August 7, 2007
Musuh manusia
Musuh manusia ada 3 iaitu : (1). dunianya, kerananya waspadailah duniawi itu dengan berzuhud terhadapnya, (2). setannya, kerananya waspadailah setan dengan menentangnya, dan (3). hawa nafsunya, kerananya waspadailah hawa nafsu itu dengan meninggalkan keinginan-keinginannya
(http://hikmatun.wordpress.com/ )
(http://hikmatun.wordpress.com/ )
Kabeh kuwi ono wayahe, jatahe lan hikmahe dewe dewe
Suatu ketika saya mengadu kepada seorang staff perusahaan di kawasan Waru Sidoarjo tempat saya pertama kali bekerja. " Bu, saya kalau kerja beginian terus gimana dengan masa depan saya nanti ya ?" Dia bilang " To, semua itu ada waktunya sendiri-sendiri .."
Ya ... kalimat sederhana itu sampai sekarang masih saya ingat dan memang benar adanya...bahwa semua jalinan kisah hidup kita ini memang telah ditentukan oleh Allah SWT. Seringkali sayajustru gagal ketika menggebu-nggebu ingin mendapatkan sesuatu ... dan seringkali pula saya justru 'menemukan' apa yang saya inginkan ketika saya pasrahkan kepadaNya sambil tetap berusaha dhahir untuk meraihnya tetapi jauh dari rasa 'menggebu-nggebu'.
Ya ... kalimat sederhana itu sampai sekarang masih saya ingat dan memang benar adanya...bahwa semua jalinan kisah hidup kita ini memang telah ditentukan oleh Allah SWT. Seringkali sayajustru gagal ketika menggebu-nggebu ingin mendapatkan sesuatu ... dan seringkali pula saya justru 'menemukan' apa yang saya inginkan ketika saya pasrahkan kepadaNya sambil tetap berusaha dhahir untuk meraihnya tetapi jauh dari rasa 'menggebu-nggebu'.
Dengan perjalanan usia, maka kalimat sederhana itu yang dalam bahasa jawa adalah 'kabeh iku ono wayahe dewe-dewe' , berkembang menjadi 'kabeh kuwi ono wayahe, jatahe lan hikmahe dewe-dewe' yang artinya adalah 'semua itu ada waktunya, jatahnya dan hikmahnya sendiri-sendiri'. Tidak semua hal yang kita inginkan akan bisa tercapai, tugas kita hanyalah berusaha dan memasrahkan hasilnya kepadaNya serta kemudian ikhlas menerimanya dengan berbaiksangka kepadaNya bahwa apa yang Dia berikan adalah yang terbaik buat kita menurut kacamataNya, bukan menurut kacamata kita yang notabene adalah ungkapan nafsu yang ada dalam jiwa.
Subscribe to:
Posts (Atom)
